Innalillahi, Asisten I Pemkot Makassar Andi Muhammad Yasir Wafat di Usia 59 Tahun

AYOMAKASSAR.com– Kabar duka menyelimuti jajaran Pemerintah Kota Makassar. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Makassar, Andi Muhammad Yasir, meninggal dunia pada usia 59 tahun, Sabtu (28/2/2026).

Almarhum mengembuskan napas terakhirnya di Stroke Center Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Makassar, Sulawesi Selatan, sekitar pukul 06.55 Wita.

Informasi wafatnya pejabat senior tersebut dengan cepat menyebar di lingkungan Pemkot Makassar, termasuk melalui grup komunikasi internal organisasi perangkat daerah (OPD).

Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Asisten I Pemkot Makassar telah meninggal dunia sesudah salat subuh pagi ini, semoga almarhum khusnul khatimah dan keluarga diberi ketabahan,” demikian pesan yang beredar di kalangan aparatur sipil negara Pemkot Makassar.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Setda Kota Makassar, Akhmad Namsum, mengungkapkan almarhum mulai dirawat sejak Kamis (26/2/2026). Sebelumnya, Andi Yasir baru tiba dari Medan usai menghadiri kegiatan pra-Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi).

“Rabu malam tiba dari Medan hadiri acara Apeksi, Kamis masuk rumah sakit,” ujar Namsum.

Almarhum dikabarkan mengalami stroke dan sempat tidak sadarkan diri sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Makassar, Muhammad Roem, turut membenarkan kabar tersebut.

“Innalillahi wainnailaihi rojiun. Telah berpulang ke rahmatullah Bapak Andi Muh Yasir,” kata Roem saat dikonfirmasi, Sabtu (28/2/2026). “Di ICU RSKD Dadi pada pukul 06.55. Beliau sempat dirawat di rumah sakit beberapa hari kemarin,” tambahnya.

Di mata rekan sejawat, Andi Muhammad Yasir dikenal sebagai sosok birokrat senior yang berdedikasi dan berintegritas. Selama menjabat sebagai Asisten I, ia aktif mengoordinasikan lintas OPD, khususnya dalam urusan tata kelola pemerintahan, ketenteraman dan ketertiban umum, serta persoalan sosial kemasyarakatan.

Sebelumnya, almarhum juga pernah menduduki jabatan sebagai Kepala Dinas Perdagangan (Kadisdag) Makassar.

Namsum menilai almarhum sebagai pamong yang patut dicontoh dalam mengemban amanah. “Beliau pamong senior, punya integritas dan dedikasi. Sosoknya tenang dalam bersikap, namun tegas dalam mengambil keputusan dan menjalankan tanggung jawab,” tuturnya.

Kepergian Andi Muhammad Yasir meninggalkan duka mendalam bagi jajaran Pemkot Makassar. Sejumlah pejabat dan pegawai mengenangnya sebagai pribadi yang komunikatif, terbuka, serta mampu membangun koordinasi yang solid dalam setiap tugas pemerintahan. (***)

Tinggalkan Balasan